1
1
1
2
3
4
5
Info Borobudur, 20 Maret 2026 — Suasana siang di Jalan Medangkamolan tampak lengang. Deretan pagar kawasan hijau di sekitar Candi Borobudur berdiri tenang, sementara lalu lintas kendaraan terlihat sepi, jauh dari kesan ramai seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang Lebaran.
Kondisi ini menjadi gambaran berbeda dalam menyambut Idulfitri 2026 (1 Syawal 1447 H), yang tahun ini jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Di tengah semarak persiapan Lebaran di berbagai daerah, warga Medangkamolan justru merasakan suasana yang lebih sunyi, terutama akibat perubahan kebijakan pengelolaan kawasan wisata dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Kalau dua tahun lalu area dalam penuh mobil pengunjung, sekarang hanya terlihat rumput hijau dan sedikit wisatawan yang lewat naik kendaraan wisata,” ujar Pak Wandi, salah satu warga setempat.
Sejak diberlakukannya kebijakan baru, termasuk relokasi area parkir pengunjung, aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan ikut terdampak. Warung, jasa parkir, hingga pelaku usaha kecil mengaku mengalami penurunan pendapatan, terlebih di momen yang biasanya menjadi puncak kunjungan wisata.
Di sisi lain, pemerintah terus melakukan pembenahan kawasan Borobudur sebagai destinasi super prioritas, dengan target ambisius mencapai jutaan wisatawan dalam beberapa tahun ke depan. Namun, proses penataan ini masih menyisakan adaptasi bagi masyarakat lokal.
Sementara itu, di berbagai daerah lain di Indonesia, suasana Lebaran justru terlihat semakin semarak. Pusat perbelanjaan dipadati warga yang berburu busana baru dengan tren warna burgundy, mahogany, hingga hijau zamrud. Aktivitas mudik juga mulai terasa, membuat kota-kota besar seperti Jakarta berangsur lengang.
Menjelang malam takbiran, gema takbir mulai dipersiapkan di berbagai masjid, sementara tradisi takbiran keliling tetap menjadi momen yang dinantikan masyarakat. Di kampung-kampung, suasana kebersamaan dan silaturahmi mulai terasa hangat.
Di dapur-dapur rumah tangga, persiapan hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, rendang, hingga kue kering juga mulai dilakukan untuk menyambut hari kemenangan.
Meski demikian, bagi warga di sekitar Borobudur, Lebaran tahun ini terasa berbeda—lebih hening, namun tetap menyimpan harapan. Mereka berharap, geliat wisata akan kembali pulih, sehingga keberkahan Lebaran juga bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat setempat.