1
1
Inikah masa pagebluk yang tertulis di babad itu?
Cuaca yang tak menentu mendung berkepanjangan
Alam semesta seperti sedang tidak ingin bersahabat
Kemuraman karena wabah mendatangkan kematian
Aku seperti berdiri di ujung zaman yang goyah
Di tubir jurang yang seolah ingin menenggelamkan
Masih akan adakah jalan keluar untuk penyelamatan?
Ataukah darah musti dialirkan untuk pertobatan?
Inikah pagebluk yang dikisahkan dalam babad itu?
Zaman kelam ketika pagebluk sedang dipertontonkan
Zaman yang goyah ketika tatanan diporakporandakan
Tak ada jalan lagi selain melawan mengubah keadaan
Tonjong Bogor 12/2/2026
Pacar Merah
Pacar Merah merayap dalam benakku
Menelusup dalam relung-relung ingatan
Langkah kakinya tak meninggalkan jejak
Perlawanan pengejaran persembunyian
Aku terpesona oleh samar sosoknya
Bergerak dari satu kota ke kota lainnya
Mengendap tak seorangpun tahu dimana
Melintas batas negara tanpa kabar berita
Aku tak tahu pesan apa yang dibawa
Harapan apa yang disimpan disakunya
Misteri sosoknya yang terus mempersona
Tak henti bergerak menghela cita-citanya
Jakarta 5/2/2026
Sawo Kecik
Sawo kecik kutanam berjejer di kebunku
Tiga pohon itu seperti ingin menjadi penanda
Entah tapi seperti ada yang tersembunyi disana
Mungkin karena daunnya yang putih kecoklatan?
Di pagi hari memantulkan cahaya yang berkilat-kilat
Daun-daunnya yang merimbun menggemuk ditengahnya
Puncaknya seperti ingin membentuk anak panah ke angkasa
Ketika malam tiba kerimbunan itu membentuk tiga bayangan hitam
Seperti ada misteri dalam bayang-bayang itu tapi aku tak tahu apa
Pohon-pohon sawo kecikku menandai sesuatu yang tak kuketahui
Misteri apakah yang bersembunyi di pohon-pohon sawo kecikku?
Mungkinkah itu hanya khayal liar di benak kepalaku belaka?
Setiap kali memandangnya ada yang melintas di anganku
Penanda apa dan adakah pesan yang tersembunyi disana?
Tanda-tanda apa yang terbaca dari pohon sawo kecikku?
Setiap kali alam semesta memberi isyarat untuk kita
Riwanto Tirtosudarmo
Tonjong Bogor 25/3/2026